Kamis, 09 April 2009

Ctfloader: PCMAV 2.0a Update Build1

Update Build1 hadir dengan penambahan 11 pengenal varian virus baru. Bagi Anda pengguna PCMAV 2.0a sangat disarankan segera melakukan update, agar PCMAV Anda dapat mengenali dan membasmi virus lebih banyak lagi. Dan untuk mendapatkan dan menggunakan update PCMAV ini, Anda cukup menjalankan PCMAV Cleaner (PCMAV-CLN.exe), tentunya komputer harus dalam keadaan aktif terhubung ke Internet (non-proxy). Fitur Automatic Updates dari PCMAV akan secara otomatis men-download dan meng-update database dari PCMAV.

Namun bagi Anda yang ingin mendapatkan file update tersebut secara manual, Anda bisa men-download file-nya melalui beberapa alamat ini: SendSpace.com, ZippyShare.com (mirror), atau Badongo.com (mirror). Letakkan file hasil download tersebut (update.vdb) ke dalam folder \vdb. Jika sebelumnya telah terdapat file update yang lama, Anda cukup menimpanya. Pastikan sekali lagi, bahwa nama file update adalah update.vdb, jika berbeda, cukup ubah namanya. Dan nanti saat Anda kembali menjalankan PCMAV, ia sudah dalam keadaan kondisi ter-update.

Ctfloader bersembunyi di folder Recycled.

Ctfloader. Virus yang satu ini dibuat menggunakan Visual Basic dengan ukuran sekitas 20KB tanpa di-pack. Ia menyamarkan dirinya agar bisa semirip mungkin dengan file ctfmon.exe milik Windows, jadi kalaupun Anda melihat version information file tersebut, kelihatannya seperti file bawaan Windows karena informasi copyright serta lainnya mirip dengan aslinya. Saat menginfeksi, ia akan “ngumpet” di direktori X:\Recycled\Recycled, dengan nama ctfmon.exe. File autorun.inf juga diciptakan pada setiap drive yang ia temui. Untuk aktif otomatis saat startup, ia menempatkan dirinya pada folder StartUp Windows.

Daftar tambahan virus hingga PCMAV 2.0a Update Build1: Autoit.CX Autoit.CY Ctfloader Ctfloader.inf Dungcoi.E Gen.FFE-Alchemy Gen.FFE-Alchemy.txt Matroji Raider.vbs.G.inf SlowButSure.vbs.F SlowButSure.vbs.F.inf

sumber : virusindonesia.com

Anti Virus Terbaru Untuk Virus Lokal

Menghadapi ancaman aksi terorisme virus komputer di akhir tahun yang semakin mengganas, ditambah dengan kekhawatiran terjadinya resesi ekonomi global, tidak membuat virus mengalami resesi. Bahkan menjelang tahun 2009, yang banyak diramalkan oleh banyak orang akan mulai terjadinya bencana besar di dunia internet, banyak bermunculan tokoh-tokoh baru di balik aksi kekerasan terorisme virus yang menggerogoti sendi-sendi sistem operasi, khususnya Microsoft Windows yang sangat rentan terhadap serangan teroris ini. Khususnya di Indonesia, paska di eksekusinya ketiga tersangka terorisme bom bali (Amrozy c.s), tidak membuat jera para pakar di bidang aksi terorisme virus ini. Bahkan setelah Calon Presiden Amerika, Obama akhirnya memenangkan kursi kekuasaan di negara adidaya itu. Kegiatan terorisme virus semakin menjadi ancaman serius, apalagi setelah kegiatan spam sudah mulai berkurang akibat dampak dari menurunnya harga jual minyak mentah di pasar dunia. Walau ceritaku di atas mungkin “ga ada nyambungnya”, tapi tidak salah rasanya untuk kita mempersiapkan pencegahan dini terhadap serangan terorisme virus ini. Untuk Bulan November 2008, inilah beberapa senjata hasil hibah gratis yang wajib dimiliki, yang bisa diunduh untuk memperkuat pertahanan komputer, khususnya menghadapi serangan virus-virus lokal Daftar ya segera menyusul.........bersambung

Minggu, 29 Maret 2009

Virus Malware and Spy

Kali ini, saya akan membahas istilah-istilah yang berhubungan dengan aplikasi perusak. Diantara kita mungkin suka merasa bingung, bagaimana cara membedakan antara istilah virus, malware, spyware atau worm. Seringkali komputer kita mengalami serangan-serangan yang sifatnya merusak data, atau bahkan sistem operasi komputer kita pun menjadi korbannya. Biasanya kita hanya bisa berkata:”Komputer saya kena virus” !! Padahal, belum tentu kerusakan yang terjadi pada komputer kita itu disebabkan oleh virus saja, bisa saja disebabkan oleh “aplikasi perusak” lainnya. Mari kita coba bahas perbedaan beberapa istilah di atas Malware adalah singkatan atau bisa disebut juga gabungan dari kata malicious software. Malware merupakan istilah yang umum digunakan untuk software atau program yang dibuat untuk merusak sebuah sistem komputer secara diam-diam. Penggunaan kata malware sendiri menjadi pertimbangan untuk menyebut sebuah program atau software karena dilihat dari latar belakang pembuatnya, dibandingkan dengan fitur-fitur khusus yang dimilikinya. Malware meliputi virus, trojan horse, worm, spyware, rootkit, adware yang tidak jujur, serta software-software lainnya yang berbahaya dan tentu saja tidak diinginkan oleh user. Malware dapat dibagi menjadi 3 kelompok, dilihat dari sifat dan tujuannya. Malware yang menginfeksi komputer .Malware ini adalah jenis yang paling populer, yang meliputi virus dan worm. Ciri-ciri kedua aplikasi tersebut dikenal melalui cara penyebarannya, dibandingkan dengan sifat khususnya. Istilah virus dipergunakan untuk menyebut sebuah aplikasi yang biasanya sudah menginfeksi file executable (EXE). Jika suatu file telah terkena virus, lalu dijalankan (dieksekusi), maka file tersebut akan menyebarkan virus yang telah mengenainya / menginfeksi file tadi kepada file-file EXE lainnya. Sebuah virus juga dapat mengandung muatan yang dapat menyebabkan tindakan lain selain sifatnya yang merusak, misalnya : menghapus file-file tertentu atau bahkan menyembunyikan file-file. Sedangkan worm merupakan program yang secara aktif mengirimkan dirinya sendiri ke dalam sebuah jaringan (dalam hal ini termasuk internet) yang bertujuan untuk menginfeksi komputer lainnya. Ada persamaan antara virus dan worm, yaitu “merusak”. Di dalam worm juga bisa mengandung muatan tertentu yang bersifat merusak. Melalui pengertian di atas, kita bisa menarik kesimpulan :
Virus membutuhkan campur tangan user dalam hal penyebarannya, sedangkan worm dapat melakukannya sendiri. Dilihat dari sifat penyebarannya, file yang sudah terinfeksi yang dikirimkan melalui email atau yang sudah mengenai dokumen, bisa disebut virus, bukan worm.

Template by : Alfian www.mdnbisnis.com